Aktifkan UserDir Apache2 Ubuntu 10.10

Terkadang kita ingin dokumen root aplikasi web kita diletakan dalam direktori user biasa, misalnya di /home/nama_user/public_html dan bukan direktori milik root /var/www. Hal ini dapat dilakukan dengan mengaktifkan module Apache UserDir, berikut tahapan mengaktifkan modul UserDir

  1. Sudah pasti tentunya ubuntu anda telah diinstall service apache2
  2. Sebagai user biasa buat direktori dalam home direktori anda direktori public_html
  3. $mkdir /home/nama_user/public_html
  4. Aktifkan module UserDir
  5. #sudo su -
    #a2enmod userdir
    

    Perintah a2enmod userdir akan mengakibatkan dibuat file symbolik link /etc/apache2/mods-enabled/userdir.conf
    isi file userdir.conf ini adalah sebagai berikut :

    <IfModule mod_userdir.c>
            UserDir public_html
            #UserDir disabled root
    
            <Directory /home/*/public_html>
                    AllowOverride FileInfo AuthConfig Limit Indexes
                    Options MultiViews Indexes SymLinksIfOwnerMatch IncludesNoExec
                    <Limit GET POST OPTIONS>
                            Order allow,deny
                            Allow from all
                    </Limit>
                    <LimitExcept GET POST OPTIONS>
                            Order deny,allow
                            Deny from all
                    </LimitExcept>
            </Directory>
    </IfModule>
    
  6. Jika pada aplikasi anda terdapat file php, maka harus diubah konfigurasi file /etc/apache2/mods-enabled/php5.conf
  7. dengan memberik komentar pada baris berikut ini :

        #<IfModule mod_userdir.c>
        #    <Directory /home/*/public_html>
        #        php_admin_value engine Off
        #    </Directory>
        #</IfModule>
    
  8. Reload service Apache2, dengan perintah berikut ini
  9. #/etc/init.d/apache2 reload 
  10. Akses web dengan url http://localhost/~nama_user/ , dalam kasus ini : http://localhost/~rojul/, Jika gagal mengakses file PHP maka Browser anda pastikan di dibersihkan Memori Catchnya terlebih dahulu

Post a Response