Yang membuat android begitu spesial


Apa itu Android ?
Android adalah Sistem Operasi untuk platform perangkat mobile semacam ponsel, ponsel cerdas (smartphone), dan notebook. Android dikembangkan oleh Google dengan platform dasar Kernel Linux dan software GNU.

Android semula diperkenalkan oleh Android Inc ( sebuah lembaga yang kemudian dibeli oleh Google ) yang kemudian dikembangkan dan sekarang menjadi aliansi bisnis HandSet yang terbuka dikenal dengan OHA (Open Handset Alliance) yang menciptakan dan mengembangkan sebuah standard terbuka untuk perangkat mobile, anggota aliansi ini diantaranya : Google, HTC, Dell, Motorola, QualComm, Texas Instruments, Samsung, LG, T-Mobile, Nvidia dan Wind River Systems.

Dari situs comscore.com sampai akhir september 2012 dari 119 juta pengguna ponsel cerdas di Amerika adalah pengguna Google ( Android ) sekitar 52,5% , Apple 34.3%, RIM 8.4% sisanya baru diikuti Microsoft dan Symbian.

Ditilik dari segi kode program Sistem Operasi Android kental menggunakan aplikasi Java seperti platform framework yang Object Oriented ( OOP ) berdasarkan Java Core Libraries, dan kode program lainnya yang ditulis dengan format XML, kode C dan C++, diawal diperkenalkannya android dari 12 juta baris kode program 2,1 jutanya ditulis dengan bahasa pemrograman Java .

Kode Android yang diambil dari nama makanan , sampai artikel ini ditulis telah mencapai versi 4.2 dengan kode Jelly Bean API versi 17. Berikut ini milestone android API.

varsi android
[sumber data : developer.android.com ]

Apa yang membuat android spesial ?
Sebelumnya sudah banyak software untuk ponsel cerdas seperti Symbian, iPhone, Windows mobile, BlackBerry, Java Mobile Edition, Linux Mobile (LiMo) dan lainnya, namun kehadiran Android sebagai platform baru di ponsel cerdas memberikan keunggulan tersendiri dan terasa begitu spesial dengan platform yang open-source.

Walaupun beberapa fitur telah ada sebelumnya pada aplikasi ponsel cerdas, namun Android adalah lingkungan aplikasi yang pertama kali mengkombinasikan fitur-fitur berikut ini :

  1. Benar-benar terbuka (Open) , bebas untuk mengembangkan berdasarkan platform Linux dan Open-source. Pembuat handset akan senang karena mereka dapat menggunakan dan melakukan perubahan-perubahan pada platform aplikasinya tanpa isu royalti. Pengembang (developer) akan senang karena mereka tahu apa isi dari plaform aplikasi yang dikeluarkan oleh vendor tidak lagi di kunci atau disembunyikan .
  2. Memiliki arsitektur berbasis Component, yang berarti modul (bagian) dari aplikasi dapat digunakan pada aplikasi lain yang sebelumnya mungkin tidak terbayangkan oleh pengembangnya, bahkan Anda dapat mengganti-pasang ulang komponen sesuai dengan versi yang diinginkan.
  3. Tersedianya banyak layanan yang siap pakai di Internet, mulai dari aplikasi GPS, Multimedia, SQL Database dan tentu saja aplikasi permainan.
  4. Manajemen secara otomatis dari siklus hidup aplikasi, yaitu program yang berjalan pada sistem Android terisolasi dari satu sama lainnya dengan berbagai lapisan keamanan, ini akan memberikan tingkat stabilitas sistem yang belum pernah ada sebelumnya pada ponsel cerdas. Pengguna tidak lagi perlu khawatir untuk menutup atau masih ingin mengaktifkan ketika program lain berjalan. Android dapat dioptimalkan untuk daya dan perangkat memori yang rendah dengan cara paling fundamental yang sebelumnya platform lain belum mencobanya.
  5. Kualitas tinggi dari grafis dan suara : Dengan versi grafis 2D yang terinspirasi flash yang menyatu dengan grafis 3D accelerated dari OpenGL yang memungkinkan aplikasi multimedia dan permainan berjalan dengan bagus. Tersedia pula berbagai codec yang dipakai di industri dengan format standar audio dan video seperti MP3 dan AAC.
  6. Memungkinkan berjalan pada hardware masa kini dan masa akan datang. Semua program adalah ditulis dengan bahasa pemrograman Java yang dieksekusi dengan Mesin Virtual Dalvix sehingga kode program dapat berjalan di ARM, X86 dan arsitektur lainnya. Mendukung berbagai inputan seperti keyboard, layar sentuh , trackball. Antar muka layar yang dapat diseting sesuai resolusi yang dikehendaki.

[catatan : artikel ini adalah update dari yang pernah penulis terbitkan pada majalah infolinux juli 2011 ]

Post a Response